- Home »
- Tugas TIK kelas 9 : Ganjil »
- Sejarah Komputer Mikro
Unknown
On Senin, 10 September 2012
Sejarah Komputer Mikro
Ada
beberapa inovasi di bidang elektronika mikro yang membuat komputer mikro dapat
dibuat: sirkuit terpadu (IC) yang mulai
dikembangkan pada tahun 1959 serta microprosesor yang
pertama kali keluar pada tahun 1971.
IC memungkinkan minaturisasi dari sirkuit-sirkuit memori komputer,
sementara microprosesor mengurangi
ukuran CPU komputer
hingga ukuran yang signifikan.
Komputer mikro pertama kali (berukuran desktop)
muncul pada tahun 1974,
yang ditawarkan oleh Micro Instrumentation Telemetry System (MITS) yang
didirikan oleh Ed Roberts tahun 1969. Komputer mikro
tersebut, Altair 8800, dijual sebagai kit yang
ditawarkan dengan sedikit di bawah 395 US$. Kit komputer tersebut harus dirakit
sendiri oleh pengguna (maksud "perakitan" di sini adalah penyolderan
dan penyatuan komponen, bukan seperti assembling PC saat ini
yang hanya membutuhkan obeng). Altair 8800 dipersenjatai dengan
mikroprosesor 8-bit Intel 8080 dan
memori dengan jumlah 256 bytes (bukan kilobyte)
saja; tanpa monitor,
dan tanpa keyboard!
Pemilik komputer tersebut harus membeli keyboard (pada waktu itu bukan
keyboard, melainkan teletype) dan monitor secara
terpisah. Karena tidak memiliki monitor, pengguna tidak akan menemukan pesan
apa-apa dari komputer Altair 8800 ini selain LED (Light
Emitting Diode) yang berkelap-kelip seperti lampu diskotek, dan juga buzzer dengan
suara beep-beep-beep.
Altair 8800 memiliki sebuah system bus dengan
arsitektur terbuka yang disebut dengan bus S-100 karena memiliki 100
pin tiap slotnya. Arsitektur terbuka ini mengizinkan siapa saja untuk mengembangkan
papan sirkuit agar sesuai dengan slotnya dan kemudian dapat bertatap muka
dengan sistem. Hal ini, membuat beberapa pihak mengembangkan banyak periferal
atau tambahan untuk Altair. Beberapa perangkat lunak pun dapat dibuat untuk
mendukung Altair, termasuk Micro-Soft BASIC dan sistem operasi CP/M buatan Gary Kildall dari Digital Research Incorporated.
Bill Gates dan Paul Allen yang
mendirikan Micro-Soft pun turut serta dalam mengembangkan perangkat lunak untuk
komputer mikro Altair 8800. Awalnya mereka hanya berkutat pada pengembangan
perangkat lunak pada minicomputer DEC PDP-11, sebelum akhirnya mereka
melihat iklan di sebuah majalah Popular Electronics edisi Januari 1975 dengan
tajuk "World's First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models".
Mereka sebenarnya dapat membangun sebuah perangkat lunak untuk komputer
tersebut, akan tetapi memiliki satu buah kendala: mereka belum pernah
menggunakan atau memiliki komputer tersebut. Beruntung, mereka mendapatkan data
tentang spesifikasi teknis mikroprosesor yang memperkuat Altair, Intel 8080.
Mereka pun akhirnya dapat membangun sebuah bahasa pemrograman BASIC (Beginners
All-purpose Symbolic Instruction Code), yang mereka namakan sebagai Microsoft
BASIC. Selanjutnya, mereka datang ke MITS untuk menjual BASIC kepada MITS, dan
MITS pun setuju untuk membayar Micro-Soft dengan uang sebesar US$180,000. Media
penyimpanan yang digunakan oleh Micro-Soft untuk mendistribusikan Micro-Soft
BASIC adalah media penyimpanan yang berbentuk pita kertas berlubang.
Permintaan terhadap kit komputer mikro pun
secara cepat dan tidak disangka-sangka, sangat banyak. Banyak
perusahaan-perusahaan pemula akhirnya turut terjun ke dalam pengembangan
komputer mikro, hingga ada sebuah firma yang cukup besar, Tandy Corporation (Radio
Shack), memperkenalkan model komputer mikro miliknya yang disebut sebagai TRS-80 pada
tahun 1977.
TRS-80 secara cepat menguasai pasaran, karena menawarkan dua fitur yang menarik
(yang sebelumnya tidak dimiliki oleh Altair): keyboard dan monitor Cathode-ray terminal (CRT).
Komputer ini juga populer karena dapat diprogram oleh pengguna dan pengguna
dapat menyimpan informasi dengannya dengan menggunakan kaset tape. Tandy
memilih Zilog Z80 sebagai
otak yang digunakan oleh Radio Shack TRS-80 dan melengkapinya dengan RAM dengan kapasitas
4096 bytes (4K).
IBM juga sebenarnya meluncurkan komputer
mikro pada tahun 1975, yang disebut sebagai IBM Model 5100, tetapi bukan
PC. Model ini memiliki memori 16 Kilobyte, sebuah perangkat character display
dengan resolusi 16 baris x 64 karakter, interpreter bahasa BASIC terintegrasi,
serta tape drive IBM DC-300 terintegrasi
yang digunakan sebagai media penyimpanan. Sayangnya, sistem ini kelewat mahal,
karena dihargai 9000 US$, sangat jauh berbeda dengan sistem Altair 8800. Dengan
demikian, sistem IBM Model 5100 ini tidak ikut turun dalam kompetisi komputer
mikro yang berharga murah. Akibat kelewat mahal harganya, sistem ini pun tidak
terlalu laku di pasaran. IBM pun mengembangkan Model 5110 dan Model 5120
sebagai penerus IBM Model 5100, tetapi tidak banyak membantu penjualan komputer
ini.
Pada tahun 1976, dua orang
pemuda Stephen Wozniak dan Steven Jobs mendirikan
sebuah perusahaan manufaktur komputer yang diberi nama Apple Computers. Produk
pertama mereka, Apple I dihargai hanya 666,66US$. Jobs dan Wozniak hanya
membuat sedikit saja komputer Apple I, tapi sukses terjual hingga mereka
mendapatkan lebih dari 20000 US$.
Akibat kesuksesan ini, Apple pun merespons
dengan Apple II, yang dirilis tahun 1977. Hal ini dikarenakan
Apple II memiliki tampilan berwarna (meski hanya 6 warna saja) yang belum
ditemui pada komputer pribadi pada saat itu. Karena komputer mikro ini, Apple
pun menjadi perusaahan di Amerika Serikat yang berkembang paling cepat dalam
sejarah. Perkembangannya yang cepat menginspirasikan banyak pihak yang turut
serta terjun ke dalam manufaktur komputer mikro. Sebelum memasuki dekade 1980-an, pasar komputer
personal telah didefinisikan dengan jelas (setelah sebelumnya hanya mainframe
dan minicomputer).
Sama seperti TRS-80 yang tidak menggunakan
prosesor dari Intel, Steven Jobs dan Steven Wozniak memakaikan mikroprosesor
yang juga bukan dibuat oleh Intel Corporation pada komputer Apple II, sehingga
ia tidak dapat secara langsung kompatibel dengan program yang didesain untuk
komputer dengan basis mikroprosesor Intel. Pada Apple II, Wozniak dan Jobs
menggunakan prosesor Mostek 6502 yang
dibuat oleh MOS Technology.
Selain pada MITS, Micro-Soft juga melakukan
pemrograman ulang Microsoft BASIC untuk Altair 8800 agar
dapat dijalankan pada komputer Apple II, dan TRS-80 yang menggunakan
mikroprosesor berbeda. Perangkat lunak selanjutnya yang dibuat oleh Micro-Soft
adalah bahasa pemrograman Fortran (Formula Translator) yang dirilis pada
tahun 1977.
Pada 12 Agustus 1981, IBM mencoba untuk
mengoreksi kesalahannya yang terdahulu dengan merilis komputer mikro yang lebih
murah dibandingkan komputer terdahulu, yang disebut sebagaiIBM PC 5150.
Komputer IBM PC 5150 dilengkapi dengan menggunakan mikroprosesor Intel 8088 dengan
kecepatan 4.47 MHz dan memori ROM 40,963 bytes (40K) serta memori RAM 16,384
bytes (16K). Karena menggunakan sistem operasi DOS, maka IBM PC dilengkapi
dengan dua (Model 176) atau satu buah (Model 166) floppy disk drive 5¼ inci yang
dapat menyimpan hanya 160K per disketnya, dan sebuah layar monitor berwarna
sebagai pilihan opsional. Untuk alat input, IBM menggunakan sebuah keyboard
buatan IBM sendiri dengan jumlah tombol 83-buah. Dan dengan dirilisnya IBM PC, IBM PC pun
menjadi standar de facto dalam industri komputer mikro dan
selanjutnya menguasai pasar sistem operasi komputer mikro.
sumber: WikiPedia
